Membangun Sugesti Positif pada Anak
- KIKI & MONA

- May 30, 2019
- 2 min read
Kiki dan Mona mendapatkan kesempatan untuk sharing bersama dr.Kurniawan Taufiq Kadafi, M.Biomed, Sp.A (K) atau biasa disapa dr. Dafi, beliau adalah spesialis anak konsultan emergensi dan rawat Intensif dan penulis buku "Mengatasi Gawat Darurat pada Anak". dr. Dafi berbagi pengalamannya ketika beliau praktik dan bagaimana membangun sugesti positif pada anak di ruang praktik dokter.

"Jangan nakal, nanti kamu disuntik dokter!", hayo ngaku siapa yang masih menggunakan jargon tersebut untuk menakuti-nakuti anak atau adik kecil disekitar kita. Yuk stop jargon tersebut. Berhenti membuat anak menjadi takut dan trauma datang ke dokter.
Ada satu pengalaman menarik dari dr. Dafi, Sp.A (K).
Suatu hari, ada seorang anak yang diajak ke penjahit. Anak itu awalnya merasa sangat senang. Sampai akhirnta, si anak mendadak menjadi saangat ketakutan karena melihat penjahit tersebut mengalungkan meteran di leher, yang ia sangka stetoskop yang sering dipakai dokter. Si anak menjerit dan menangis karena trauma, karena anak tersebut diberi jargon "Jangan nakal, nanti disuntik dokter."
Rasa trauma ini bisa timbul karena jargon tersebut. Tertanam dalam pikiran si anak bahwa suntikan dan dokter adalah bentuk hukuman ketika si anak nakal, sesuatu yang menakutkan.
Dan perlu diingat sebagai orang tua/ keluarga kita juga tidak boleh mengajarkan kebohongan pada anak dengan mengatakan "Ga sakit kok disuntik". Kita harus mengajarkan kejujuran, kita jelaskan bahwa suntikan tersebut berguna agar si anak tetap sehat dan kita harus jujur contihnya dengan mengatakan "Nanti kamu akan disuntik, agar tetap sehat. Memang akan terasa sakit, ditahan sebentar ya sambil tahan napas".
Yuk kita tanamkan sugesti positif pada anak di ruang praktik dokter. Contohnya dengan mengatakan "Nak, nanti ada dokter yang akan bantu periksa kamu agar cepat sembuh dan bisa sehat, biar bisa main lagi sama teman-teman. Dokternya baik, bersikap yang baik ya nanti ruang periksa. Kamu kan hebat, pasti bisa." Sugesti positif di ruang praktik dokter penting dilakuka agar membuat anak tenang. Semakin anak tenang, dokter semakin mudah memeriksa anak, semakin tepat pemeriksaan dan arahan diagnosis dan terapi/pengobatan bisa lebih optimal tentunya.
Membangun sugesti positif dengan memberikan doktrin yang membuat anak berani, percaya diri dan mengajarkan kejujuran tentunya tidak hanya di ruang praktik dokter saja, tetapi juga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Yuk, berhenti memberi doktrin yang sifatnya membuat anak takut, tidak berani dan cenderung mengajarkan kebohongan. Kita ubah menjadi doktrin yang sifatnya membangun, membuat anak percaya diri dan mengajarkan kejujuran.




Comments